Penandatanganan MoU antara Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah dengan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia.

Bertempat di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, pada Tanggal 2 November 2019 dilakukan penandatanganan MoU antara Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Maya Malania Noor, M.T. dengan Direktur Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, Dr Agung Wahyu Susilo, SP., MP.
Penandatanganan MoU tersebut bertujuan untuk kerjasama pengadaan bahan tanam kopi dan kakao dalam mendukung program pemerintah, BUN500.
Bahan tanam yang dihasilkan oleh Puslitkoka adalah bahan tanam yang berkualitas. Baik yang berasal dari perbanyakan asal biji ataupun klonal.
Jika dalam bentuk klonal, tersedia setek orto kakao, setek plagiotrop kakao, kakao sambung, kopi super, dan kopi setek. Jika dalam bentuk biji tersedia benih kakao ICCRI 06H dan ICCRI 08H, benih kopi robusta propelegetim dan hibiro, dan benih kopi arabika varietas AS1, Komasti, S795, Sigararutang, Gayo 1, dan Gayo 2.
Bisa dipastikan semua bahan tanam yang dihasilkan oleh Puslitkoka Indonesia mempunyai legal aspek sebelum sampai di tangan konsumen.