Sunday , 17 June 2018
breakingfav ICCRI

Dr. Agung Wahyu Susilo, SP, MP.

  1. Biodata

Nama                                                :     Dr. Agung Wahyu Susilo, SP, MP.

Tempat/Tanggal Lahir                 :     Panjatan, 06 Desember 1971

Jenis Kelamin                                :     Laki-laki

Pekerjaan                                       :     Peneliti Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia

Bidang Keahlian                           :     Pemulia Tanaman Kakao

Jabatan Fungsional/Gol.            :     Peneliti Madya/IVB

Alamat Kantor                               :     Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia                                                                   Jl. PB. Sudirman 90 Jember 68118  Telp. (0331)757130, Fax (0331)757131

Alamat Rumah                              :     Perumahan Griya Mangli Indah BI No 01, Kaliwates Jember

Telp. (0331) 412047

Riwayat Pendidikan Formal

  1. S-1 Program Studi Agronomi, Fak. Pertanian Universitas Lampung, lulus tahun 1995.
  2. S-2 Program Studi Agronomi minat studi Pemuliaan Tanaman, Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, lulus tahun 1999.
  3. S-3 Program Studi Pemuliaan Tanaman, Fak. Pertanian Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, lulus tahun 2010.

Riwayat Pendidikan non Formal

  1. Pelatihan Experimental Design and Sampling, School of Resource, Environment & Heritage Sciences, University of Canberra di Denpasar tgl. 14 – 22 Juni 2004.
  2. Training on DNA fingerprinting of cocoa by using simple sequence repeat marker (SSR) di Beltsville Agricultural Research Center ARS/USDA, Maryland USA selama 3 bulan (21 Juni s.d. 22 September 2008).
  3. Visiting student for histological analysis of cocoa sclerotic layer related to cocoa pod borer resistance pada School of Biological Science, Reading University United Kingdom No. Mahasiswa 17027763 selama 2 bulan (tgl. 09 Juli s.d. 07 September 2009).
  4. Fellow pada Program Borlaug Fellowship, World Cocoa Foundation (WCF)/United States Department of Agriculture (USDA) tahun 2011 untuk studi marka molekuler sifat ketahanan VSD di Subhorticulture Research Center Miami FL ARS/USDA dan Beltsvile Agricultural Reserch Center ARS/USDA selama 3,5 bulan (01 April s.d. 17 Juli 2011).
  1. Riwayat Pekerjaan
  2. 1999 – 2000; traineer calon peneliti pemuliaan tanaman Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia.
  3. 2000 s.d. sekarang; peneliti bidang pemuliaan kakao, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia.
  4. Daftar Perolehan HaKI
  5. Anggota tim peneliti penemuan klon unggul kakao mulia ICCRI 01 yang bersifat tahan penyakit busuk buah. Klon ini dirilis sebagai klon anjuran kakao mulia berdasarkan SK Menteri Pertanian No. 212/Kpts/SR.120/5/2005.
  6. Anggota tim peneliti penemuan klon unggul kakao mulia ICCRI 02 yang bersifat tahan penyakit busuk buah. Klon ini dirilis sebagai klon anjuran kakao mulia berdasarkan SK Menteri Pertanian No. 213/Kpts/SR.120/5/2005.
  7. Anggota tim peneliti penemuan klon unggul kakao lindak ICCRI 03 yang bersifat tahan penyakit busuk buah. Klon ini dirilis sebagai klon anjuran kakao lindak berdasarkan SK Menteri Pertanian No. 530/Kpts/SR.120/9/2006. Klon ICCRI 03 juga telah digunakan sebagai bahan tanam anjuran untuk kegiatan rehabilitasi dan peremajaan kakao dalam GERNAS Kakao tahun 2009-2011.
  8. Anggota tim peneliti penemuan klon unggul kakao lindak ICCRI 04 yang bersifat tahan penyakit busuk buah. Klon ini dirilis sebagai klon anjuran kakao lindak berdasarkan SK Menteri Pertanian No. 529/Kpts/SR.120/9/2006. Klon ICCRI 03 telah digunakan sebagai bahan tanam anjuran untuk kegiatan rehabilitasi dan peremajaan kakao dalam GERNAS Kakao tahun 2009-2011.
  9. Anggota tim peneliti penemuan klon unggul kakao mulia ICCRI 05 yang bersifat tahan penyakit vascular-streak dieback (VSD). Klon ini dirilis sebagai klon anjuran kakao mulia berdasarkan SK Menteri Pertanian No. 1985/Kpts/SR.120/4/2009. Klon ICCRI 05 juga terdaftar sebagai varietas hasil pemuliaan dengan sertifikat No. 15/PVHP/2011.
  10. Peneliti utama penemuan klon unggul kakao lindak Sca 6 yang bersifat tahan penyakit busuk buah. Klon ini dirilis sebagai klon anjuran kakao lindak berdasarkan SK Menteri Pertanian No. 1984/Kpts/SR.120/4/2009. Klon Sca 6 telah digunakan sebagai bahan tanam anjuran untuk kegiatan rehabilitasi dan peremajaan kakao dalam GERNAS Kakao tahun 2009-2011.
  11. Peneliti utama penemuan hibrida unggul kakao lindak ICCRI 06H yang bersifat tahan penyakit vascular-streak dieback (VSD). Hibrida ICCRI 06 H dirilis sebagai hibrida anjuran kakao berdasarkan SK Menteri Pertanian No. 3682/Kpts/SR.120/11/2010 yang merupakan hibrida kakao pertama yang dirilis di Indonesia.
  12. Peneliti utama penemuan klon unggul kakao lindak Sulawesi 03 yang bersifat tahan hama penggerek buah kakao (PBK). Klon ini dirilis sebagai klon anjuran kakao lindak berdasarkan SK Menteri Pertanian No. 2795/Kpts/SR.120/8/20 Penemuan klon tahan PBK ini merupakan yang pertama kali di Indonesia meskipun hama PBK sudah diketahui lebih dari satu abad yang lalu. Klon Sulawesi 03 juga terdaftar sebagai varietas hasil pemuliaan dengan sertifikat No. 14/PVHP/2011.
  13. Peneliti utama penemuan klon unggul kakao lindak ICCRI 07 yang bersifat tahan hama penggerek buah kakao (PBK). Klon ini telah dirilis sebagai klon anjuran kakao berdasarkan SK Menteri Pertanian No. 2793/Kpts/SR.120/8/20 Penemuan klon tahan PBK ini merupakan yang pertama kali di Indonesia meskipun hama PBK sudah diketahui lebih dari satu abad yang lalu. Klon ICCRI 07 juga terdaftar sebagai varietas hasil pemuliaan dengan sertifikat No. 17/PVHP/2011.
  14. Peneliti utama penemuan klon unggul kakao lindak MCC 01 yang merupakan klon unggul lokal hasil pemuliaan partisipatif di wilayah Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Klon ini telah dirilis sebagai klon anjuran kakao berdasarkan SK Menteri Pertanian SK Mentan No. 1083/Kpts/SR.120/10/2014. Klon MCC 01 juga terdaftar sebagai varietas lokal dengan sertifikat No. 54/PVL/2013.
  15. Peneliti utama penemuan klon unggul kakao lindak MCC 02 yang merupakan klon unggul lokal hasil pemuliaan partisipatif di wilayah Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Klon ini telah dirilis sebagai klon anjuran kakao berdasarkan SK Menteri Pertanian SK Mentan No. 1082/Kpts/SR.120/10/2014. Klon MCC 01 juga terdaftar sebagai varietas lokal dengan sertifikat No. 55/PVL/2013.

Penghargaan Ilmiah

Peneliti Berprestasi dalam Pengembangan Inovasi Perkebunan, Surat Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia, tgl. 30 Agustus 2013

  1. Keikutsertaan dalam kegiatan ilmiah dan kerjasama penelitian
  2. Anggota INGENIC (International Group for Genetic Improvement of Cocoa) working-group Asia-Pacific yang pertemuannya dilakukan secara rutin setiap tahun:
No. Agenda Tempat penyelenggaraan Waktu  
1. 1st INGENIC meeting Singapura 11-12 Juni 2004  
2. 2nd INGENIC meeting Kuala Lumpur, Malaysia 20 Juli 2005  
3. 3th INGENIC meeting Ho Chi Minh City, Vietnam 30 Oktober 2006  
4. 4th INGENIC meeting Denpasar, Indonesia 29 Juni 2007  
5. 5th INGENIC meeting Denpasar, Indonesia 27 Oktober 2008  
6. 6th INGENIC meeting Denpasar, Indonesia 21 Novermber 2009  
7. 7th INGENIC meeting Jember, Indonesia 09-12 Februari 2011  
8. 8th INGENIC meeting Hilir Perak, Malaysia 03-04 November 2011  
9. 10th INGENIC meeting Makassar, Sulawesi Selatan 23    Juni – 01 Juli 2013  
10. 11st INGENIC meeting Reading, United Kingdom 14-20          Juni 2014  
11. 12nd INGENIC meeting Davao, Filipina 15 Oktober 2015
  1. Kegiatan Pertemuan/Seminar Internasional :
No. Judul Seminar/Konferensi Tempat/Waktu Keterangan
1. Malaysian International Cocoa Conference 2005 Kuala Lumpur, 18—19 Juli 2005 Pemakalah
2. Annual Success Alliance International Conference: Strengthening the smallholder link in the cocoa value chain Ho Chi Minh City, 31 Okt. – 03 Nov. 2006 Pemakalah
3. 13th WCF partnership meeting and roundtable discussion Washington DC, 18 Juli 2008 Contributor
4. 16th International Cocoa Research Conference Denpasar Bali, 16-21 November 2009 Pemakalah
5. 19th WCF partnership meeting and roundtable discussion San Francisco CA, 18-19 Mei 2011 Contributor
6. The 6th INGENIC Workshop Denpasar Bali, 22-24 November 2009 Pemakalah
7. 16th International Cocoa Research Conference Cameroon, 15-20 Oktober 2012 Pemakalah
8. Delegasi RI dalam pertemuan ke 16 ASEAN Cocoa Club (ACC) Ho Chi Minh City, Viet Nam 22-23 Mei 2013 Anggota
9. International Confrence on Plant Physiology Denpasar, 26-28 Agustus 2014 Pemakalah
10. 2nd International Plant Breeding Seminar Kuala Lumpur, 14-15 Oktober 2014 Pemakalah
11. Asia-Pacific Regional Cocoa Research Workshop Davao, Filipina 12-14 Oktober 2015 Pemakalah
  1. Kerjasama penelitian :
No. Judul kegiatan Sponsor/mitra Jangka Waktu Peran
1. Selection for improved quality and resistance to Phytophthora pod rot, cocoa pod borer and vascular-streak dieback in cocoa in Indonesia ACIAR Project No. CP/2000/102 (La Trobe Univ., BPTP Sultra, Disbun Sultra) 2001-2006 Anggota tim
2. Improving cocoa production through farmer involvement in demonstration trials of potentially superior and pest/disease resistant genotypes and integrated management practices ACIAR Project No. SMAR/2005/074 (La Trobe Univ., BPTP Sulsel, Disbun Sulsel) 2006-2011 Anggota tim
3. Developing budwood garden of cocoa clones through farmer’s participation in Sumatra World Cocoa Foundantion (WCF) 2012-2013 Penanggung jawab
4. Testing the superior hybrids of cocoa in term of regional cocoa breeding collaboration (INGENIC Asia-Pacific) Mars Inc & World Cocoa Foundantion (WCF) 2008-2015 Penanggung jawab
5. Assessing Indonesian cocoa germplasm using SNP markers Beltsville Agriculture Research Center, ARS-USDA 2011-2012 Penanggung jawab
6. Improving the Sustainability of cocoa production in eastern Indonesia through integrated pest, disease and soil management in an effective extension and policy environment ACIAR Project No. AGB/2010/011 (La Trobe Univ., BPTP Sulsel, Unhas, Disbun Polman, Unipa, BPTP Papua Barat) 2011-2015 Anggota tim
7. Penelitian “Pengkayaan plasma nutfah kakao mulia (Java Trinitario) dengan kadar biji putih lebih dari 80% melalui eksplorasi dan seleksi di wilayah Sumatera Barat dan Lampung” melalui dana KKP3N No.44.92/HM.230/I.1/3/2015. KKP3N Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian 2015 Penanggung jawab
8. Project: STDF/PG/381 ‘CocoaSafe’: Capacity Building and Knowledge Sharing in SPS in Cocoa in Indonesia Kerjasama ICCO-CABI-ICCRI 2014-2016 Penanggungjawab
  1. Penyunting publikasi ilmiah
No  Nama publikasi  Keterangan
1. Anggota Dewan Redaksi Jurnal Ilmiah Pelita Perkebunan  ISSN 0215-0212 periode 2013-2014 SK Direktur Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia No. 15/Kpts/D/III/2013
2. Ketua Dewan  Redaksi Warta  Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia  periode 2013-2014 SK Direktur Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia No. 8/Kpts/D/I/2013
3. Anggota Dewan Redaksi Jurnal Ilmiah Pelita Perkebunan ISSN 0215-0212 periode 2015-2016 SK Direktur Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia No. 60/Kpts/D/X/2015
  1. Daftar Publikasi Ilmiah
No. Judul Tahun Dipublikasikan pada
1. Kompatibilitas penyerbukan beberapa klon kakao (Theobroma cacao L.) (Co-author) 2000 Pelita Perkebunan; 16(2)
2. Analisis dayagabung sifat kerentanan penyakit vascular-streak dieback (VSD,  Oncobasidium theobromae) (Main author) 2001 Pelita Perkebunan; 17(3)
3. Respons beberapa hibrida F1 kakao terhadap vascular-streak dieback (VSD,  Oncobasidium theobromae) (Main author) 2001 Prosiding Kongres XVI Perhimpunan Fitopatologi Indonesia XVI
4. Respons kerusakan beberapa klon kakao mulia terhadap vascular-streak dieback (VSD,  Oncobasidium theobromae) (Main author) 2001 Prosiding Kongres Nasional IV Perhimpunan Ilmu Pemuliaan Tanaman, Yogyakarta
5. Ragam genetik sifat kerentanan penyakit busuk buah kakao (Phytophthora palmivora) (Main author) 2002 Pelita Perkebunan 18(1)
6. Eksplorasi genotipe kakao tahan hama penggerek buah kakao (Conopomorpha cramerella Snell.) (Main author) 2004 Pelita Perkebunan 20(1)
7. Pengendalian terpadu hama penggerek buah kakao (Co-author) 2004 Prosiding Simposium Kakao, Yogyakarta
8. Peningkatan produksi dan mutu hasil kakao melalui penggunaan klon baru (Co-author) 2004 Prosiding Simposium Kakao, Yogyakarta
9. Selection for quality and resistance to cocoa pod borer and vascular-streak dieback in cocoa in Southeast Sulawesi (Co-author) 2005 Proceeding MICC 05, Kuala Lumpur
10. Relationship between the characteristic of sclerotic layer of cocoa pods and their resistance to cocoa pod borer (Main author) 2005 Proceeding MICC 05, Kuala Lumpur
11. Seleksi dan pendugaan parameter genetik beberapa sifat batang bawah kakao (Theobroma caca L.) pada semaian famili saudara tiri (Main author) 2005 Pelita Perkebunan 21(3)
12. Pengelolaan Plasma Nutfah kakao (Tunggal) 2005 Warta Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, 21
13. Kemampuan menyerbuk sendiri beberapa klon kakao (Theobroma cacao L.) (Tunggal) 2005 Pelita Perkebunan 22(3)
14. Identifikasi penyebaran klon kakao asal Malaysia di wilayah Sulawesi (Main Author) 2006 Warta Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, 22
15. Cocoa Breeding Activity in Indonesia (Tunggal) 2006 Proceeding 3rd Annual Success Alliance Int. Conference, Ho Chi Minh City .Vietnam
16. Hubungan karakteristik jaringan kulit buah beberapa klon kakao (Theobroma cacao L.) dengan sifat ketahanan hama penggerek buah kakao (Main-author) 2007 Pelita Perkebunan 23(3)
17. Akselerasi program pemuliaan kakao (Theobroma cacao L.) melalui pemanfaatan penanda molekuler dalam proses seleksi (tunggal) 2007 Warta Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, 23
18. Analisis dayagabung kompatibilitas penyambungan bibit antara beberapa jenis klon batang atas dan famili batang bawah kakao (Main autohor) 2008 Jurnal Pelita Perkebunan, 24(3)
19. Ketahanan tanaman kakao terhadap hama penggerek buah kakao (Conopomorpha cramerella Snell.) (Main Author) 2008 Prosiding Simposium Kakao tahun 2008, Denpasar
20. Hasil dan program pemuliaan kakao dalam mengantisipasi fenomena pemanasan global (tunggal) 2009 Prosiding Simposium PERIPI Komda Jawa Timur, Malang
21. Pengaruh perkembangan umur buah terhadap keragaan karakteristik sifat ketahanan hama penggerek buah kakao pada beberapa klon kakao (Theobroma cacao L.) (Main Author) 2009 Pelita Perkebunan, 25(1)
22. Keragaan dayahasil klon kakao (Theobroma cacao L.), Sca 6 dan DRC 15 tahan penyakit pembuluh kayu (Main Author) 2009 Pelita Perkebunan, 25(2)
23. Respons ketahanan beberapa klon kakao (Theobroma cacao L.) terhadap hama penggerek buah kakao (Conopomorpha cramerella Snell.) di wiyalah Sulawesi Tengah 2009 Pelita Perkebunan, 25(3)
24. Ketahanan tanaman kopi (Coffea spp.) terhadap hama penggerek buah kopi (Hypothenemus hampei Ferr.) (Tunggal) 2008 Warta Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, 24(1)
25. On-farm selection for quality and resistance to pest/diseases of cocoa in Sulawesi: (i) performance of selections against cocoa pod borer, Conopomorpha cramerella (Co-Author) 2009 International Journal of Pest Management, 55(4)

 

26. On-farm selection for quality and resistance to pest/diseases of cocoa in Sulawesi: (i) performance of selections against cocoa pod borer, Conopomorpha cramerella(Co-Author) 2009 Int. Journal of Pest Management, 55(4)
27. Genetic diversity and population structure of java fine-flavor cocoa (Theobroma cacao L.) by simple sequence repeat (SSR) markers (Main Author) 2009 Proceeding 16th ICRC, Bali
28. Respons Ketahanan Beberapa Hibrida Kakao terhadap Serangan Penyakit Pembuluh Kayu (Vascular-streak Dieback) (Main Author) 2011 Pelita Perkebunan, 27(1)
29. Analisis Stabilitas Dayahasil Beberapa Hibrida Unggul Harapan Kakao (Theobroma cacao L.) pada Lokasi Tumbuh Berbeda (Tunggal) 2011 Pelita Perkebunan, 27(2)
30. Assessing Genetic Diversity in Java Fine-Flavor Cocoa (Theobroma cacao L.) Germplasm by Using Simple Sequence Repeat (SSR) Markers (Main Author) 2011 Tropical Agriculture and Development, 55(2)
31 Stabilitas dayahasil klon-klon harapan kakao (Theobroma cacao L.) tahan hama penggerek buah kakao (Conopomorpha cramerella Snell.) (Main Author) 2012 Pelita Perkebunan tahun 2012, 28(3)
32 Karakterisasi dan penentuan warna biji pada beberapa genotipe kakao mulia (Theobroma cacao L.) sebagau kriteria seleksi (Co-author) 2012 Pelita Perkebunan tahun 2012, 28(3)
33 Study on Pod Characteristics of Cocoa (Theobroma cacao L.) Related to Cocoa Pod Borer (CPB) Resistance 2012 17th Conference of Cocoa Producers Alliance (COPAL),  Oct. 15-20, 2012, Cameroon
34 Inheritance the cocoa resistance to vascular-streak dieback (VSD) in F1 Hybrids 2012 17th Conference of Cocoa Producers Alliance (COPAL),  Oct. 15-20, 2012, Cameroon
35 Assessing genetic diversity the cocoa collection (Theobroma cacao L.) resistance to cocoa pod borer using simple sequence repeat (SSR) markers (Main Author) 2013 Pelita Perkebunan tahun 2013, 29(1)
36. Evaluasi ketahanan beberapa klon kakao (Theobroma cacao L.) terhadap Phytophthora palmivora (main author) 2014 Pelita Perkebunan tahun 2014, 30(1)
37. Keragaan beberapa genotipe harapan kakao mulia hasil seleksi di Kebun Penataran, Jawa Timur (co-author) 2014 Pelita Perkebunan tahun 2014, 30(2)
38. Hubungan karakteristik pertunasan  dengan ketahanan kakao terhadap VSD (Utama) 2014 Pelita Perkebunan tahun 2014, 30(3)
39. Genetic identity, ancestry, and parentage in farmer selection of cocoa from Aceh, Indonesia revealed by Single Nucleotide Polymorphism (SNP) markes (co-author) 2014 Tropical Plant Biology, vol 7(3-4) published online 13 November 2014. DOI 10.1007/s12042-014-9144-6
40. Diseminasi klon-klon unggul kakao di wilayah Sumetera (utama) 2014 Warta Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia tahun 2014, 26(3) hal 6-13, ISSN 0215-1308
41. Testing local cocoa selection in Sulawesi : (ii) resistance to stem canker and pod rot (black pod) caused by Phytophthora palmivora (co-author) 2015 Crop Protection, 77(2015) 18-26
42. Pod characteristics of cocoa related to CPB resistance (Utama) 2015 Pelita Perkebunan tahun 2015, 30(2),81-91. ISSN 0215-0212
43. Flowering and pod  maturity phenology of some cocoa clones (Theobroma cacao L.) (co-author) 2015 Pelita Perkebunan tahun 2015, 30(2),81-91. ISSN 0215-0212
44. Yield performance of locally selected cocoa clones in North Luwu  (Utama) 2015 Pelita Perkebunan tahun 2015, 31(3),152-162. ISSN 0215-0212, E-ISSN 2406-9574
45. Relationship between physiological characteristics and bean quality on some cocoa (Theobroma cacao L.) clones (co-author) 2015 Pelita Perkebunan tahun 2015, 31(3),143-151. ISSN 0215-0212, E-ISSN 2406-9574
46. Genetic diversity and parentage in farmer selections of cacao from Southern Sulawesi, Indonesia revealed by microsatellite markers (Co-author) 2015 Breeding Science 65: 438–446 (2015) doi:10.1270/jsbbs.65.438 ONLINE ISSN : 1347-3735, PRINT ISSN: 1344-7610
47. Pengembangan klon kakao lokal melalui seleksi partisipatif (tunggal) 2015 Warta Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia tahun 2015, 27(1) hal 6-13, ISSN 0215-1308
48. KW 641, klon harapan kakao tahan kering (tunggal) 2015 Warta Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia tahun 2015, 27(3) hal 1-5, ISSN 0215-1308
49. Botani, Keragaman Genetik, dan Pengelolaan Plasma Nutfah (tunggal)  bagian dari buku berjudul: Kakao, Sejarah, Botani, Proses Produksi, Pengolahan, dan Perdagangan; Penyunting Teguh Wahyudi, Pujiyanto & Misnawi 2015 Penerbit Gadjah Mada University Press ISBN : 978-979-420-966-0 1408136-C2E tahun 2015 hal. 19-35
50. Seleksi dan Pemuliaan Kakao (co-author)  bagian dari buku berjudul: Kakao, Sejarah, Botani, Proses Produksi, Pengolahan, dan Perdagangan; Penyunting Teguh Wahyudi, Pujiyanto & Misnawi 2015 Penerbit Gadjah Mada University Press ISBN : 978-979-420-966-0 1408136-C2E tahun 2015 hal. 36-61
51. Bahan Tanam Kakao (tunggal)  bagian dari buku berjudul: Kakao, Sejarah, Botani, Proses Produksi, Pengolahan, dan Perdagangan; Penyunting Teguh Wahyudi, Pujiyanto & Misnawi 2015 Penerbit Gadjah Mada University Press ISBN : 978-979-420-966-0 1408136-C2E tahun 2015 hal. 79-113

 

  1. Pengalaman jabatan struktural
No Jabatan  Keterangan
1. Ketua Kelompok Peneliti Ilmu Tanaman Kakao, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (2014-2015) SK Direktur Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia No. 04/Kpts/D/I/2014
2. Kapala Balai Penelitian Kakao/Kepala Bidang Penelitian Kakao, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia SK Direktur Utama PT Riset Perkebunan Nusantara No. 78/Kpts/RPN/2015

 

 

 

 

 

  1. Lampiran (kegiatan tambahan)

 

Pelayanan kepada Masyarakat :

No Jenis Kegiatan Pelaksana
1. Evaluasi potensi ketersediaan entres klon Sulawesi 1 dan Sulawesi 2 di Provinsi Sulawesi Tengah dalam rangka mendukung GERNAS Kakao T.A. 2009 Direktorat Jenderal Perkebunan
2. Pemurnian calon kebun benih hibrida kakao TSH 858 x ICS 60 PT Inang Sari di Kabupaten Agam Sumatera Barat PT Inang Sari, Sumatera Barat
3. Identifikasi ketersediaan entres klon-klon tahan VSD di Kebun Kendeng Lembu PTPN XII PTPN XII
4. Pemurnian calon kebun sumber benih kakao di Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat Dinas Perkebunan Sulawesi Barat
5. Pemurnian calon kebun benih hibrida kakao TSH 858 x ICS 60 PT Inang Sari di wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota Sumatera Barat Dinas Perkebunan Kab. Lima Puluh Kota
6. Identifikasi dan pemurnian kebun entres kakao di Sulawesi Tengah Direktorat Jenderal Perkebunan
7. Identifikasi dan pemurnian kebun entres klon-klon unggul kakao di Kebun Percobaan Aek Pancur Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan
8. Validasi klon-klon kakao di wilayah Aceh dan sekitarnya Swisscontact
9. Pemurnian calon kebun entres kakao milik Dinas Perkebunan Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara Dinas Perkebunan Kab.Simalungun, Sumatera Utara
10. Narasumber penyusunan buku “Pedoman teknis pembangunan kebun sumber benih tanaman kakao” Direktorat Jenderal Perkebunan
11. Evalusi keragaan kakao somatic embryogenesis (SE) pada peremajaan GERNAS Kakao 2009-2011 Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia
12. Identifikasi dan iventarisasi calon kebun sumber entres kakao di Sulawesi Selatan Direktorat Jenderal Perkebunan
13. Pemurnian calon kebun entres kakao di Sulawesi Selatan, 17-23 Maret 2014 Direktorat Jenderal Perkebunan
14. Pemurnian calon kebun entres kakao di Sulawesi Tenggara, 2-6 Maret 2015 Direktorat Jenderal Perkebunan
15. Pemurnian calon kebun entres kakao di Sulawesi Selatan, 23-29 Maret 2015 Direktorat Jenderal Perkebunan

 

Pembinaan kader peneliti:

No Jenis Kegiatan Keterangan
1. Pembimbing peneliti yunior, Indah Anita Sari, SP (bidang pemuliaan tanaman) Surat Direktur Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia No. 78A/Perso/VI/2010
2. Pembimbing Rini Latal Wafiroh (11854/PN). dalam penulisan skripsi berjudul : Karakter buah kakao (Theobroma cacao L.) sebagai kriteria seleksi sifat ketahanan hama penggerek buah kakao (Conopomorpha cramerella Snellen), Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada Yogyakarta tahun 2014. Surat Keputusan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada Yogyakarta No. 273/PN/SK/XI/2014
 

 

 

   
3. Pembimbing Poppy Arisandy (11973/PN) dalam penulisan skripsi berjudul : Analisis keragaman karakteristik stomata pada empat tingkat ketahanan kakao (Theobroma cacao L.) terhadap penyakit vascular-streak dieback (VSD), Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada Yogyakarta tahun 2015. Surat Keputusan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada Yogyakarta No. 14/PN/SK/I/2015