Sunday , 17 June 2018
breakingfav ICCRI

Dr. Ir. John Bako Baon, M.Sc

john bako baon

  • Pendidikan Terakhir: S3
  • Jabatan Fungsional: Ahli Peneliti Utama
  • Bidang Keahlian: Tanah dan Agroklimat
  • Komoditas Utama: Kopi dan Kakao

Riwayat Pendidikan:

Dr. Ir. John Bako Baon, M.Sc   mendapatkan gelar Sarjana Pertanian (Bidang Ilmu Tanah dengan Spesialisasi Mikrobiologi Tanah) pada tahun 1981 dari Universitas Gadjah Mada Jogjakarta. Pendidikan S2 (Bidang Ilmu Tanah dengan Spesialisasi Mayor : Kesuburan Tanah dan Minor : Analisis Tanah dan Tanaman) di Wageningen Agricultural University, Belanda dan selesai pada tahun 1987 dengan gelar Master of Science (M.Sc). Pendidikan S3 (Bidang Ilmu Tanah) di University of Adelaide,  Australia selesai pada tahun 1994 dengan gelar Philosophy of Doctor.Yang bersangkutan mulai aktif sebagai peneliti pada di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia pada  tahun 1983. Jenjang  Peneliti Utama diperoleh pada tahun 1998 dalam penelitian  bidang Tanah dan Agroklimat. Selain itu juga aktif mempublikasikan karya ilmiah dan hasil penelitian dalam bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, baik sebagai penulis tunggal dan penulis utama maupun co-author, yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah, majalah, semi ilmiah, prosiding, baik dari lembaga instansi dalam negeri maupun luar negeri.

Disamping pendidikan formal juga telah mengikuti pelatihan/diklat/kursus :

  • Pelatihan Audit Pranata Litbang oleh KNAPP (2010)
  • Pelatihan Audit Internal Sistem Manajemen Mutu Laboratorium (2008)
  • Pelatihan Keredaksian Publikasi Ilmiah (1995)

 Anggota Organisasi Profesional

  • Himpunan Ilmu Tanah Indonesia
  • Himpunan Gambut Indonesia
  • Perhimpunan Mikrobiologi Indonesia
  • Perhimpunan Bioteknologi Pertanian Indonnesia
  • Masyarakat Konservasi Tanah Indonesia
  • Soil Science Society of America
  • American Society of Agronomy

Penghargaan dalam bidang ilmu/profesi/pendidikan

  • Pemenang Peneliti Muda Indonesia Bidang Ilmu Alam Tahun 1994 (oleh LIPI dan Kantor Menristek)

Perolehan HAKI

  • GITA, pupuk hayati dan pengendali penyakit akar. (No. S00200200284)

Karya Tulis:

Internasional

  • Baon, J.B. & Sugiyanto (2011). Soil chemical characteristics as affected application of plant derived ash replacing potassium fertilizer and its conversion value. Pelita Perkebunan, 27  (In press) (In Indonesian).
  • Baon, J.B.; Suwarti & M.H. Pandutama (2010). Identification of soil organic fraction as an indicator of coffee plant response to nitrogen fertilizer. Proceedings of 23rd International Conference on Coffee Science, Bali, Indonesia, 3-8 October 2010, Association for Science and Information on Coffee. (in press).
  • Baon, J.B.; Y. Sari & M.H. Pandutama (2010). Volatilization and efficiency of urea fertilization and growth of arabica coffee seddlings applied with filter press cake. Proceedings of 23rd International Conference on Coffee Science, Bali, Indonesia, 3-8 October 2010, Association for Science and Information on Coffee. (In press).
  • Baon, J.B. (2010). Organic coffee practices supporting sustainable coffee farmings: between hope, facts and solutions. Proceedings of 2010 Indonesian Coffee Symposium, Bali, 4-5 October 2010. (In press) (In Indonesian).
  • Baon, J.B. (2010). Progress on the study of replacing a part of potassium chloride fertilizer with sodium chloride salt. Proceedings of 16th International Cocoa Research Conference, pp. 1451-1457, Bali, Indonesia, 16-21 November 2009, Cocoa Producers’ Alliance.
  • Baon, J.B. (2010). Use of nitrogen organic fraction indicator in nitrogen fertilizer recommendation for productive cocoa farms. Proceedings of 16th International Cocoa Research Conference, pp. 561-566, Bali, Indonesia, 16-21 November 2009, Cocoa Producers’ Alliance.
  • Yuniasih, E.E.; M.H. Pandutama; J.B. Baon (2010). Soil organic nitrogen fractions in cocoa plantation as affected by agricultural practices. Proceedings of 16th International Cocoa Research Conference, pp. 567-576, Bali, Indonesia, 16-21 November 2009, Cocoa Producers’ Alliance.
  • Baon, J.B. & Purwanto (2009). Regulating quality of shade tree mulch into soil to control nitrification in a coffee agroforestry. Proceeding of 22nd International Conference on Coffee Science, pp. 1132-1136,  Campinas, SP-Brazil, 14-19 September 2008, Association for Science and Information on Coffee.

Nasional

  • Baon, J.B. & Sugiyanto (2011). Karakteristik kimia tanah akibat pemberian abu sisa tanaman sebagau pengganti pupuk kalium dan nilai konversinya. Pelita Perkebunan, 27  (In press).
  • Baon, J.B. (2009). Use of plant derived ash as potassium fertilizer and its effects on soil nutrient status and cocoa growth. J. Tanah Tropika , 14, 185-193.
  • Sugiyanto; K. Anom & J.B. Baon (2009). Sifat kimia tanah dan serapan hara kakao akibat bahan organik berbeda dan pupuk fosfat. Pelita Perkebunan, 24, 188-204..
  • Baon, J.B.  (2008). Identifikasi senyawa nitrogen organic tanah sebagai indicator respons tanaman kakao terhadap pemupukan nitrogen. Pelita Perkebunan, 24, 128-143.
  • Sugiyanto & J.B. Baon (2008). Ketersediaan fosfat tanah dan fosfat alam sebagai akibat dari aplikasi berbagai macam bahan organik. Pelita Perkebunan, 24, 114-127.
  • Purwanto; D. Suprayogo; E. Handayanto; K. Hairiah & J.B. Baon (2007). Nitrifikasi potensian dan nitrogen-mineral tanah pada system agroforestri kopi dengan berbagai pohon penaung. Pelita Perkebunan, 23, 38-56.
  • Purwanto; K. Hairiah & J.B. Baon (2007). Kualitas masukan seresah pohon penaung dapat menjadi ‘regulator’ nitrifikasi pada lahan agroforestri kopi. Pelita Perkebunan, 23, 183-204.
  • Soenartiningsih; A.H. Tjokrosoedarmo; N. Pusposendjojo & J.B. Baon (2006). Pengaruh inokulasi jamur mikoriza arbuskular terhadap penyakit busuk pelepah pada jagung di lapangan. Biosfera, 23, 86-91
  • Soenartiningsih; A.H. Tjokrosoedarmo ; N. Pusposendjojo & J.B. Baon (2006). Pengaruh jamur mikoriza arbuskular dan peningkatan fosfat terhadap serangan penyakit busuk pelepah pada jagung. Dinamika Pertanian, 21,
  • Soenartiningsih; A.H. Tjokrosoedarmo ; N. Pusposendjojo & J.B. Baon (2006). Peranan jamur mikoriza arbuskular dalam mengendalikan penyakit busuk pelepah pada tanaman jagung. Fitomedika, 6,
  • Sugiyono, S. Abdoellah & J.B. Baon (2006). Pengaruh Azomite terhadap pertumbuhan kopi dan kakao. Warta Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, 22, 120-126.
  • Baon, J.B. (2006). Berapa besarkah cadangan hara dalam agroekosistem perkebunan kakao. Warta Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, 22, 59-64.

Publikasi Lainnya (Buku, Buletin, dll)

  • Baon, J.B. (2008). Kesesuaian lahan. Dalam Panduan Lengkap Kakao. Manajemen Agribisnis dari Hulu Hingga Hilir. 63-67. Agromedia Pustaka, Jakarta.
  • Baon, J.B.; S. Abdoellah; Herman; A. Purwoto (2007). Prospek dan Arah Pengembangan Agribisnis Kakao. Badan Litbang Pertanian. Jakarta.
  • Baon, J.B. (2006). Kesesuaian lahan kakao. Dalam Panduan Lengkap Budidaya Kakao. 36-46. Agromedia Pustaka, Jakarta.
  • Erwiyono, R.; A. Wibawa & J.B. Baon (2006). Peranan perkebunan kopi terhadap kelestarian lingkungan dan produksi kopi: kasus tanah andosol. Dalam Prosiding Simposium Kopi 2006, 155-162.