Sunday , 14 October 2018
breakingfav ICCRI

kerjasama-2010

KERJASAMA DALAM NEGERI

  1. Pengembangan  agribinis  berbasis komoditas kopi arabika dan kakao di Kabupaten Ngada. Pemerintah Kabupaten Ngada Nusa Tenggara Timur, Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Kabupaten  Ngada
  2. Pendampingan petani kopi arabika di daerah Sembalun Kabupaten Lombok Timur dan daerah Tepal Kabupaten Sembawa. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.
  3. Pendampingan rintisan mutu kopi organik /spesialti. Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bondowoso
  4. Pelaksanaan kegiatan kajian/survei pembentukan klaster kopi di Kabupaten Bondowoso. Bank Indonesia cab. Jember
  5. Pengelolaan hama penggerek buah kopi untuk menurunkan tingkat serangan menjadi kurang dari 20% melalui aspek monitoring dan pengendalian dengan agensia hayati dan perangkap. Pusat Penelitian dan Pengembangan  Perkebunan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
  6. Pemanfaatan biodegradable film untuk melindungi buah kakao dari serangan penggerek buah kakao (PBK). Pusat Penelitian dan Pengembangan  Perkebunan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
  7. Penelitian dan karakterisasi edafik kopi specialti (sifat kimia, fisika dan citarasa)  di Indonesia. Pusat Penelitian dan Pengembangan  Perkebunan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
  8. Penelitian dan karakterisasi edafik kopi specialti (sifat kimia, fisika dan citarasa)  di Indonesia. Pusat Penelitian dan Pengembangan  Perkebunan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
  9. Rekayasa alsin produksi Kalium Hidroksida (KOH)  dan reaktor biogas formulasi produk pangan, pupuk dan kertas berbasis limbah kakao yang dapat meningkatkan nilai tambah 60%. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
  10. Perakitan bahan tanam kopi dengan mutu dan produktivitas tinggi di atas 2,75 ton/ha/th, tahan terhadap nematoda Radhopulus similis dan penyakit karat daun (Hemileia vastatrik) untuk kopi arabika, dan nematoda Pratylenchus coffeae untukkopi robusta serta perbanyakan massal secara somatic embryogenesis (SE). Pusat Penelitian dan Pengembangan  Perkebunan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
  11. Perakitan bahan tanaman kakao dengan produktivitas tinggi di atas 1,5 ton biji kering/th, tahan hama PBK,penyakit VSD dan busuk buah kakao (BBK). Pusat Penelitian dan Pengembangan  Perkebunan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
  12. Pemanfaatan isolat unggul mikrobia rizosfer kopi untuk meningkatkan produktivitas tanaman kopi menjadi 125%. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
  13. Identifikasi Dan Isolasi Gen S Penentu Self-Incompatibility Pada Kopi Robusta (Coffea canephora Pierre) Untuk Penyesuaian Pasangan Antar Klon Guna Mencapai Produktivitas di atas 2 Ton Per Ha. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
  14. Kajian Efisiensi Retranslokasi Hara dan Pengelolaan Hara serta Air Terpadu di Perkebunan Kopi dan Kakao Berdasarkan Agroekosistem Guna Meningkatkan Efisiensi Pengunaan Hara dan Air Sebesar 25%. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
  15. Integrasi aplikasi agens hayati untuk mengendalikan hama utama tanaman kakao (Conopomorpha cramerella) untuk menekan kehilangan hasil sebesar 30%. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
  16. Pemanfaatan biji kakao terserang PBK sebagai sumber senyawa antimikrobia dan kulit buah kakao untuk pakan ikan guna meningkatkan nilai tambah sebesar 25%. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
  17. Aplikasi Teknologi Digital Sensor Warna sebagai Penentu Tingkat Fermentasi Biji Kakao Secara Cepat dan Akurat untuk menghapus diskon otomatis biji kakao unfermented sebesar 20%. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
  18. Pengembangan kopi luwak dan instrumen produksinya secara In vitro untuk meningkatkan nilai tambah 50%. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

KERJASAMA LUAR NEGERI

  1. Improving cocoa production through farmer involvement in demonstration trials of potentially superior and pest/disease resistant genotypes and integrated management practices. ACIAR Project No. SMAR/2005/074
  2. Engagement of coffee farmer & international market of specialty coffee at Eastern Indonesia. ACIAR, PNG , CABI –UK-SEA Pasific)
  3. Incussion  prevention  and management of coffee berry borer  in PNG and Indonesia. ACIAR, PNG , CABI –UK-SEA Pasific)
  4. Testing the superior hybrids of cocoa in term of regional cocoa breeding collaboration. INGENIC Asia-Pacific, Mars Inc & World Cocoa Foundantion (WCF)
  5. Testing the effectiveness of   PROFIL on cocoa and coffee.  PT. Nestle Malaysia
  6. Genetic mapping of robusta coffee Resistance of robusta coffee  againts coffee parasitic nematodes, Pratylenchus coffeae and Radophulus similis. Nestec Limited dan PT. Nestle Beverages Ind