Membangun Sinergi Pengembangan Kopi antara Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia dan Dinas Perkebunan Provinsi Lampung.

Kamis, 12 Maret 2020

Kunjungan Direktur Puslitkoka Indonesia, Dr. Agung Wahyu Susilo ke kantor Dinas Perkebunan Provinsi Lampung yang terletak di Teluk Betung, Bandar Lampung, pada Kamis, 12 Maret 2020, disambut dengan baik oleh Ir. Edi Yanto, M.Si. selaku kepala dinas, dan para stafnya.
Pertemuan dua lembaga tersebut sebagai salah satu upaya untuk melakukan inisiasi dan langkah konkrit dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas komoditas kopi, khususnya kopi robusta di Provinsi Lampung.
Jamak diketahui bahwa Provinsi Lampung merupakan salah satu daerah sentra kopi di kawasan segitiga emas Sumbagsel, yang memberikan kontribusi besar terhadap produksi kopi nasional khususnya kopi Robusta. Namun, produksi tersebut mengalami penurunan akibat sebagian besar penyusun kebun kopi robusta di sana adalah tanaman yang sudah tua, sehingga perlu dilakukan dilakukan kegiatan peremajaan. Peremajaan tanaman sendiri memerlukan syarat wajib menggunakan bibit unggul yang tepat, sehingga dapat meningkatkan produktivitas kopi robusta di Lampung antara 2 sampai 4 ton/ ha.
“Puslitkoka Indonesia sebagai pusat inovasi teknologi bahan tanam unggul kopi berkomitmen akan mendukung penyediaan benih unggul tersebut melalui sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di Lampung, terutama Dinas Perkebunan Provinsi Lampung. Bukan hanya penyediaan bibit, kita juga akan bersedia melakukan pendampingan dan pengawalan jika diperlukan,” komitmen yang diucapkan oleh Dr. Agung Wahyu Susilo dalam pertemuan tersebut.
Pengembangan kopi di Provinsi Lampung dapat dilakukan secara terintegrasi dengan komoditas perkebunan lainnya, utamanya lada yang sudah lama dikenal sebagai komoditas unggulan Provinsi Lampung. Hal ini juga sebagai salah satu upaya dalam meningkatlan perekonomian petani jika upaya tumpangsari antara kopi dan lada berhasil dilakukan.