Sunday , 17 March 2019
breakingfav ICCRI

Kunjungan Kerja Eksekutif Direktur ICCO (International Cocoa Organization) ke Puslitkoka

Jember, 15 Februari 2019. Merupakan suatu kebanggaan bagi Puslitkoka mendapatkan kunjungan kerja dari Direktur Eksekutif ICCO, Mr. Michel Arrion. Kunjungan Direktur Eksekutif ICCO yang diisambut oleh Plth Direktur Puslitkoka, dan digunakan sarana diskusi mengenai perkembangan dan masa depan kakao Indonesia. Pertemuan dengan Direktur Eksekutif ICCO turut dihadiri oleh Asisten Deputi Kemenko Bidang Perkebunan dan Hortikultura, Direktur Perdagangan, Komoditas, dan Kekayaan Intelektual, Dirjen Kerjasama Multilateral, Direktur Tanaman Tahunan dan Penyegar, Asdep Perkebunan, Ditjenbun, Ketua Dewan Kakao Indonesia dan dihadiri oleh para staff dan peneliti Puslitkoka. Dalam pertemuan tersebut dibahas bersama mengenai rencana penyelenggaraan World Cocoa Conference di Indonesia, serta project – project untuk peningkatan kualitas mutu kakao Indonesia yaitu rencana kerjasama pelatihan petani mengenai transfer teknologi penanganan masalah budidaya kakao, salah satunya gangguan organisme pengganggu tanaman (OPT) seperti penyakit pembuluh kayu (Vascular-streak dieback), busuk buah kakao (Phytopthora palmivora) yang menyebabkan penurunan signifikan pada produksi dan kualitas produk biji kakao Indonesia. Setelah pertemuan Mr. Michel Arrion bersama tim staff juga berkeliling dengan kereta kayu menikmati area eduwisata CocoPark yang dikelola oleh Coffee and Cocoa Science Techno Park, untuk melihat diseminasi teknologi kakao, bahan tanam kakao unggul yang telah dihasilkan oleh Puslitkoka Kunjungan ditutup melihat proses pengolahan kakao dari hulu hingga hilir serta teknologi alat mesin pengembangan Puslitkoka skala umkm yang bisa diterapkan di lingkungan petani kakao Indonesia, dan menikmati sajian cokelat Vicco di Outlet Kopi dan Kakao yang berada dikawasan eduwisata. Sebelum meninggalkan Puslitkoka, Mr. Michel Arrion menuliskan kesannya pada kunjungan ke Puslitkoka, “A Great Day at ICCRI Jember, The Kingdom Of Cocoa”.